EFISENSI ANGGARAN

Biro Perencanaan, Kerjasama, dan Humas mengadakan Penelaahan RKAKL ULM tahun 2018 dan alokasi pagu BOPTN tahun 2017 di aula Rektorat lt.3 dihadiri oleh Rektor Prof. Dr. H. Sutarto Hadi, M.Si., M.Sc, Wakil Rektor bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Humas Prof. Dr. Ir. H. Yudi Firmanul Arifin, M.Si, Dekan dan Wakil Dekan, Ketua Lembaga, Kepala UPT, serta Kabag dan Kasubag di Lingkungan ULM.  Menindaklanjuti instruksi Presiden RI nomor 4 tahun 2017 Tentang Efisiensi Belanja Barang dalam pelaksanaan APBN 2017 Kementerian Ristekdikti dikenakan penghematan sebesar Rp.1.480.005.000.000,-. Hal tersebut sangat mempengaruhi alokasi dana di lingkungan Kemenristekdikti sehingga dampak dari penghematan tersebut menyebabkan batalnya alokasi anggaran operasional dan pemeliharaan perkantoran TA 2017 pada PTN dan kopertis sebagaimana surat Sekretaris Jenderal No: 2773/A.A1/PR/2017, No: 2774/A.A1/PR/2017 dan No: 2775/A.A1/PR/2017 tanggal 21 Juni 2017 tentang tambahan alokasi anggaran operasional dan pemeliharaan perkantoran 2017.

Alokasi penggunaan BOPTN di lingkungan Universitas Lambung Mangkurat Alokasi 20% dari pagu pemerintah untuk pengadaan sarana prasarana sederhana, terutama yang mendukung peningkatan akreditasi dan perjanjian kinerja Rektor-Menristekdikti. Sisa alokasi dianggarkan untuk honor dosen dan tenaga kependidikan non PNS, bantuan penyusunan dokumen akreditasi prodi, bahan praktikum, pengembangan teknologi dan informasi dalam pembelajaran, pengadaan buk teks, jurnal nasional dan internasional, pengembangan kurikulum, pengembangan SDM  (pekerti, AA, TOEFL), untuk menunjang akreditasi institusi menjadi A, penunjang kegiatan kemahasiswaan, operasional, dan satuan pengawas internal (SPI). Sedangkan BOPTN dilarang digunakan untuk belanja modal, tambahan insentif mengajar dosen PNS ,tambahan insentif dan honor pejabat administrasi fungsional dan pejabat perguruan tinggi yang berstatus PNS serta kebutuhan operasional untuk manajemen. Rektor Prof. Dr. H. Sutarto Hadi, M.Si., M.Sc juga memberikan arahan terkait dengan daya serap serta solusi dan langkah yang tepat serta mendorong masing-masing unit kerja untuk bisa meningkatkan kinerjanya. (Humas ULM)